This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 25 Maret 2023

KONFIGURASI ROUTING STATIC

Konfigurasi Routing Statis

Dari gambar topologi jaringan di atas yakni Static dapat dikonfigurasikan sebagai berikut : 
Menambahkan Ip Address Interface Mikrotik
Ketikan perintah berikut untuk menambahkan Ip Address pada router :

Router 1
Ip address add address=200.100.50.1/24 interface=ether 2
Ip Address add address=50.50.50.1/27 interface=ether 3

Router 2
Ip Address add address=192.168.10.1/25 interface=ether 2
Ip Address add address=50.50.50.2/27 interface=ether 3
Ip Address add address=60.60.60.1/27 interface=ether 4

Router 3
Ip Address add address=172.30.10.1/26 interface=ether 2
Ip Address add address=60.60.60.2/27 interface=ether 3

Konfigurasi Static Routing Mikrotik 
Ketikan perintah berikut untuk melakukan konfigurasi routing static pada router :

Router 1
Ip route add dst-address=192.168.10.0/25 gateway=50.50.50.2
Ip route add dst-address=60.60.60.1/27 gateway=50.50.50.2
Ip route add dst-address=172.30.10.0/26 gateway=50.50.50.2

Router 2
Ip route add dst-address=200.100.50.0/24 gateway=50.50.50.1
Ip route add dst-address=172.30.10.0/26 gateway=60.60.60.2

Router 3
Ip route add dst-address=192.168.10.0/25 gateway=60.60.60.1
Ip route add dst-address=50.50.50.2/27 gateway=60.60.60.1
Ip route add dst-address=200.100.50.0/24 gateway=60.60.60.1

Menambahkan Ip Address, Netmask, dan Gateway pada Pc
Lakukan hal yang sama pada semua pc :

Pc 1
Ip Address : 200.100.50.2
Netmask : 255.255.255.0
Gateway : 200.100.50.1

Pc 2
Ip Address : 192.168.10.2
Netmask : 255.255.255.128
Gateway : 192.168.10.1

Pc 3
Ip Address : 172.30.10.2
Netmask : 255.255.255.192
Gateway : 172.30.10.1

Sampai sini seharusnya sudah berhasil, antar pc sudah terhubung. Untuk memastikan terhubung silakan cek menggunakan perintah berikut pada Command Prompt di pc :

Pc 1
Ping 192.168.10.2 
Ping 172.30.10.2

Pc 2
Ping 200.100.50.2
Ping 172.30.10.2

Pc 3
Ping 192.168.10.2
Ping 200.100.50.2
Share:

Tugas Administrasi Infrastruktur Jaringan

Tugas Remedial Routing Static

Apa itu Routing Static?
Routing static adalah suatu proses routing untuk menambahkan route di tabel routing dimana administrator menambahkan route-route tersebut secara manual. Setiap jaringan yang akan dirouting harus dikonfigurasi satu persatu oleh administrator jaringan. Karakteristik routing static tentu saja karena tidak akan mengalami perubahan kecuali jika administrator mengubahnya. Hal ini tentu sangat cocok untuk jaringan komputer yang menggunakan7 sedikit router dan settingan routingnya tidak berubah dalam jangka waktu yang lama. 

Kelebihan Dan Kekurangan 
Kelebihan dari routing static adalah lebih aman serta tidak membutuhkan sumber daya yang besar.
Sementara kekurangannya adalah apabila terjadi perubahan dalam suatu jaringan, maka administrator harus melakukan routing ulang sehingga sesuai dengan jaringan yang baru.

Routing static dikenal lebih aman karena pada routing static tidak ada update informasi tabel routing yang dikirimkan ke router lain. Tabel routing adalah kumpulan jalur routing yang telah dikonfigurasi. Informasi yang terdapat dalam tabel routing antara lain :
- Network destination (jaringan tujuan)
- Subnet mask (subnet mask jaringan tujuan)
- Gateway

Routing static lebih cocok jika digunaan pada perusahan kecil, karena pada perusahaan tersebut, jaringan yang digunakan tidak begitu besar dan kompleks.

Cara Kerja 
Cara kerja routing static ada 3 bagian, yaitu :
a. Konfigurasi router yang dilakukan oleh admin jaringan.
b. Router melakukan routing berdasarkan informasi yang diterima dari tabel routing.
c. Admin jaringan menggunakan perintah IP route secara manual untuk konfigurasi router dengan routing static dan routing static berguna untuk melewatkan paket data yang ada pada jaringan.

Keuntungan Dan Kerugian 
Keuntungan menggunakan routing static 
a. Tidak ada bandwidth yang digunakan untuk pertukaran informasi dari tabel isi routing pada saat pengiriman paket.
b. Routing static lebih aman dibandingkan routing dinamis.
c. Routing static kebal dari segala usaha hacker untuk men-spoof dengan tujuan membajak traffic.

Kerugian menggunsksn routing7 static 
a. Administrator jaringan harus mengetahui semua informasi dari masing-masing router yang digunakan.
b. Hanya dapat digunakan untuk jaringan berskala kecil.
c. Administrasinya cukup rumit dibanding routing dinamis, terlebih jika banyak router yang harus dikonfigurasi secara manual.

Contoh Konfigurasi 
Anda adalah seorang administrator jaringan di perusahaan Delta Net. Saat ini Delta Net mempunyai 3 kantor cabang baru yang berada di kota A, B, dan C. Anda sebagai seorang administrator jaringan di Suruh untuk menghubungkan semua router yang ada di masing masing kota agar semuanya terhubung dengan baik menggunakan konfigurasi routing static (3 router) dan RIP (2 router). Adapun topologi jaringan yang sudah dirancang adalah sebagai berikut :
Menambahkan Ip Address Interface Mikrotik
Ketikan perintah berikut untuk menambahkan Ip Address pada router :

Router 1
Ip address add address=200.100.50.1/24 interface=ether 2
Ip Address add address=50.50.50.1/27 interface=ether 3

Router 2
Ip Address add address=192.168.10.1/25 interface=ether 2
Ip Address add address=50.50.50.2/27 interface=ether 3
Ip Address add address=60.60.60.1/27 interface=ether 4

Router 3
Ip Address add address=172.30.10.1/26 interface=ether 2
Ip Address add address=60.60.60.2/27 interface=ether 3

Konfigurasi Static Routing Mikrotik 
Ketikan perintah berikut untuk melakukan konfigurasi routing static pada router :

Router 1
Ip route add dst-address=192.168.10.0/25 gateway=50.50.50.2
Ip route add dst-address=60.60.60.1/27 gateway=50.50.50.2
Ip route add dst-address=172.30.10.0/26 gateway=50.50.50.2

Router 2
Ip route add dst-address=200.100.50.0/24 gateway=50.50.50.1
Ip route add dst-address=172.30.10.0/26 gateway=60.60.60.2

Router 3
Ip route add dst-address=192.168.10.0/25 gateway=60.60.60.1
Ip route add dst-address=50.50.50.2/27 gateway=60.60.60.1
Ip route add dst-address=200.100.50.0/24 gateway=60.60.60.1

Menambahkan Ip Address, Netmask, dan Gateway pada Pc
Lakukan hal yang sama pada semua pc :

Pc 1
Ip Address : 200.100.50.2
Netmask : 255.255.255.0
Gateway : 200.100.50.1

Pc 2
Ip Address : 192.168.10.2
Netmask : 255.255.255.128
Gateway : 192.168.10.1

Pc 3
Ip Address : 172.30.10.2
Netmask : 255.255.255.192
Gateway : 172.30.10.1

Sampai sini seharusnya sudah berhasil, antar pc sudah terhubung. Untuk memastikan terhubung silakan cek menggunakan perintah berikut pada Command Prompt di pc :

Pc 1
Ping 192.168.10.2 
Ping 172.30.10.2

Pc 2
Ping 200.100.50.2
Ping 172.30.10.2

Pc 3
Ping 192.168.10.2
Ping 200.100.50.2

Biodata Pribadi 
Tugas ini dibuat untuk memenuhi tugas sekolah mata pelajaran "Administrasi Infrastruktur Jaringan" yang di bimbing oleh Pak Arif S.Kom.

Nama : Linda Hamidawati
No Absen : 33
Kelas : XI TKJ 1
Share:

Jumat, 24 Maret 2023

PENJELASAN ROUTING STATIC

Penjelasan Routing Static

Routing statis adalah suatu proses routing untuk menambah route di tabel routing dimana administrator menambahkan rute-rute tersebut secara manual. Karateristik routing statis tentu saja karena tidak akan mengalami perubahan kecuali jika administrator merubahnya. 

Contoh Konfigurasi 

Konfigurasi Ip Address Komputer Pc
Masukan alamat ip, subnetmask, dan gateway pada masing-masing pc sesuai tabel

Konfigurasi Ip Address Interface Router 
Pada router, lakukan konfigurasi alamat ip dan subnetmask untuk masing-masing Interface yang terhubung ke network
Menambahkan Ip Address Interface Mikrotik

Router 1
Ip Address add address=192.168.1.1/24 interface=ether 2
Ip Address add address=10.10.10.1./30 interface=ether 3

Router 2
Ip Address add address=192.168.2.1/24 interface=ether 2
Ip Address add address=10.10.10.2/30 interface=ether 3

Konfigurasi Static Routing Mikrotik 
Router 1 
Ip route add dst-address=192.168.2.0/24 gateway=10.10.10.2

Router 2
Ip route add dst-address=192.168.1.0/24 gateway=10.10.10.1

selesai, selanjutnya bisa cek menggunakan command prompt dengan perintah "ping [ip tujuan]"
Share:

PENJELASAN ROUTING RIP

Penjelasan Routing RIP


Rip bersifat open protokol sehingga bisa digunakan pada beberapa vendor perangkat jaringan, salah satunya pada router mikrotik. Untuk mengaktifkan routing rip, routing rip diaktifkan pada interface router yang terhubung dengan router rip yang lainnya. Interface yang terhubung dengan Client tidak perlu mengaktifkan routing rip.

Perintah Untuk Mengaktifkan Routing RIP
Routing rip interface add interface=[interface_name]

Mengkonfigurasi Versi RIP
Ada 3 pilihan yaitu : v1, v2, dan v1-2 untuk mengatur versi rip, kita gunakan parameter send dan receive. 

Contoh : Routing rip interface add interface=ether 2 send=v2 receive=v2

Apabila kita tidak mengkonfigurasi versi rip-nya, maka secara default mikrotik akan menggunakan versi 2 untuk send dan versi 1-2 untuk receive.

Mengkonfigurasi Autentikasi 
Untuk meningkatkan keamanan routing ada 3 pilihan autentikasi, yaitu : none, simple, dan Md5.

None - artinya tidak menggunakan autentikasi
Simple - menggunakan key autentikasi berupa plan text
Md5 - menggunakan key autentikasi dengan host md5

Secara default, mikrotik tidak menggunakan autentikasi (none).

Routing rip interface add interface=[interface _name] authentucation=[none/simple/md5] authentication-key=[string]

Contoh konfigurasi :

Konfigurasi Router 1 (R1)
Routing rip interface add interface=ether 3 send=v2 receive=v2 authentucation=md5 authentication-key=1234
Routing rip network add network= 192.168.1.0/24
Routing rip network add network= 10.10.10.0/30

Konfigurasi Router 2 (R2)
Routing rip interface add interface=ether 3 send=v2 receive=v2 authentucation=md5 authentication-key=1234
Routing rip network add network= 192.168.2.0/24
Routing rip network add network= 10.10.10.0/30
Share:

KONFIGURASI ROUTING DYNAMIC

Konfigurasi Routing Dynamic 

Dari gambar topologi jaringan di atas yakni static dapat dikonfigurasikan sebagai berikut :

Menambahkan Ip Address Interface Mikrotik
Ketikan perintah berikut untuk menambahkan Ip Address pada router :

Ip address add address=192.168.50.1/25 interface=ether 2
Ip Address add address=70.70.70.1/28 interface=ether 3

Router 2
Ip Address add address=210.50.70.1/26 interface=ether 2
Ip Address add address=70.70.70.2/28 interface=ether 3

Konfigurasi Rip Routing Mikrotik
Ketikan perintah berikut untuk melakukan konfigurasi routing static pada router :

Router 1
Routing rip interface add interface=ether 3 send=v2 receive=v2 authentication=MD5 authentication-key=1234
Routing rip network add network=192.168.50.0/25
Routing rip network add network=70.70.70.0/28

Router 2
Routing rip interface add interface=ether 3 send=v2 receive=v2 authentication=MD5 authentication-key=1234
Routing rip network add network=210.50.70.0/26
Routing rip network add network=70.70.70.0/28

Menambahkan Ip Address, Netmask, dan Gateway pada Pc
Lakukan hal yang sama pada semua pc :

Pc 1
Ip Address : 192.168.50.2
Netmask : 255.255.255.128
Gateway : 192.168.50.1

Pc 2
Ip Address : 210.50.70.2
Netmask : 255.255.255.192
Gateway : 210.50.70.1

Sampai sini seharusnya sudah berhasil, antar pc sudah terhubung. Untuk memastikan terhubung silakan cek menggunakan perintah berikut pada Command Prompt di pc :

Pc 1
Ping 210.50.70.2

Pc 2
Ping 192.168.50.2
Share:

Rabu, 22 Maret 2023

Materi Routing "Administrasi Infrastruktur Jaringan"

Routing : Pengertian,Jenis,Dan Contoh Soal


Pernahkah kalian mendengar istilah routing? Pada umumnya routing digunakan pada hal hal yang berkaitan dengan jalur atau jaringan. Salah satu bidang yang menggunakan istilah routing yaitu jaringan internet yang menggunakan perangkat bernama router.

Untuk memahami lebih lanjutnya, mari kita simak ulasan berikut.


Pengertian



Routing adalah proses pengiriman data atau informasi dari sumber ke tujuan melalui jaringan yang terdiri dari perangkat seperti router, switch, dan gateway. Tujuan utama dari routing adalah untuk menentukan jalur terbaik yang dapat diambil oleh data dari sumber ke tujuan melalui jaringan.

Proses routing dilakukan oleh perangkat jaringan disebut router. Router adalah perangkat yang bertindak sebagai gateway antara dua atau lebih jaringan yang berbeda. Ketika sebuah paket data diterima oleh router, router akan memeriksa header paket data dan mencari informasi tentang tujuan dari paket data tersebut. Router kemudian akan menentukan jalur terbaik untuk paket data tersebut melalui jaringan dan mengirimkan paket data ke router atau perangkat jaringan berikutnya dalam jalur tersebut.

Terdapat dua jenis routing yaitu static routing dan dynamic routing. Static routing dilakukan dengan menetapkan jalur tetap untuk data, sedangkan dynamic routing dapat menyesuaikan jalur tersebut jika ada perubahan dalam jaringan.

Secara keseluruhan, routing merupakan proses yang sangat penting dalam pengiriman data dan informasi melalui jaringan yang kompleks. Dengan menggunakan teknologi routing, data dapat dikirimkan secara efisien dan dengan kecepatan yang tinggi melalui jaringan yang terdiri dari banyak perangkat dan komponen.


Jenis-Jenis 
Terdapat beberapa jenis routing yang biasa digunakan dalam jaringan komputer, antara lain:



 1. Static Routing
Static routing adalah jenis routing di mana administrator jaringan secara manual menetapkan jalur atau rute yang harus diikuti oleh paket data dalam jaringan. Hal ini biasanya dilakukan dalam sebuah jaringan kecil yang hanya memiliki sedikit perangkat. Untuk penjelasan lebih lengkapnya klik Baca selengkapnya



2. Dynamic Routing
Dynamic routing adalah jenis routing di mana router secara otomatis menentukan rute atau jalur yang harus diikuti oleh paket data dalam jaringan. Dynamic routing biasanya digunakan dalam jaringan yang lebih besar dan kompleks. Untuk penjelasan lebih lengkapnya klik Baca selengkapnya

Contoh Soal 
Anda adalah seorang administrator jaringan di perusahaan Delta Net. Saat ini Delta Net mempunyai 3 kantor cabang baru yang berada di kota A, B, dan C. Anda sebagai seorang administrator jaringan di Suruh untuk menghubungkan semua router yang ada di masing masing kota agar semuanya terhubung dengan baik menggunakan konfigurasi routing static (3 router) dan RIP (2 router). Adapun topologi jaringan yang sudah dirancang adalah sebagai berikut :

1. Routing Static
Untuk melihat konfigurasi routing silakan Klik disini

2. Routing Dynamic
Untuk melihat konfigurasi routing silakan Klik disini  
Share: